SINERGI NASA DENGAN PERGURUAN TINGGI

Menurut Prof. Irham, NASA bepotensi menjadi perusahaan nasional yang cukup besar dan berperan penting dalam menentukan arah agrokompleks bangsa. “Saya kira NASA itu perusahaan yang berkembang pesat,” pendapatnya. “Saya memang tidak begitu tahu soal internal manajemennya, tapi kalau dilihat dari aktifitasnya selama ini, mereka cukup berkembang dengan baik.”

“Banyak ahli-ahli UGM dan Perguruan Tinggi dalam negeri lainnya dipakai oleh perusahaan-perusahaan asing,” provokasi Irham. “Sekarang ini kita memang dikuasai perusahaan-perusahaan asing, saya pikir NASA harus mampu sentuh itu, menjadi perusahaan agro nasional yang menginternasional,” pungkasnya pada NASA MagzBisnis NASA merupakan bisnis yang positif dan produk-produknya dibutuhkan pasar. “Produk-produk yang mereka kembangkan adalah produk-produk yang sedang tren.

Dan menurut teori, barangsiapa menguasai tren maka mereka akan menguasai pasar,” papar ahli Ekonomi Sumberdaya Pertanian dan Lingkungan ini.“Saya dengar mereka juga telah mengembangkan pasar hingga ke Malaysia, dengan membuka corn estate, kalau berhasil saya akan ke sana, saya ingin melihat langsung,” begitu kata Irham .“Selain itu, kelihatannya mereka juga mulai mengembangkan ke arah penerbitan juga. Saya kira, perusahaan agribisnis yang menguasai penerbitan ini masih jarang, kalau memang demikian maka baru NASA dan itu bagus, selain untuk promosi produk-produk mereka, juga ikut mengembangkan wacana masyarakat tentang potensi agribisnis kita.”Ke depan, menurut mantan aktivis mahasiswa ini, NASA harus banyak bersinergi dengan kalangan Perguruan Tinggi. “Banyak ahli-ahli UGM dan Perguruan Tinggi dalam negeri lainnya dipakai oleh perusahaan-perusahaan asing,” provokasi Irham. “Sekarang ini kita memang dikuasai perusahaan-perusahaan asing, saya pikir NASA harus mampu sentuh itu, menjadi perusahaan agro nasional yang menginternasional,” pungkasnya pada NASA Magz. (Red)

 

Penulis: Vie-NASA Magz