OBOR SEMANGAT DARI PELOSOK BANYUMAS

Ketika kecil, Mbak Rina sudah bangun sebelum adzan subuh. Ia harus bersiap berjalan kaki membawa obor, menuju sekolah yang jaraknya tujuh kilometer dari rumahnya. Ia melakukan rutinitas itu selama tiga tahun, hingga bisa mendapat ijazah SMP. Ijazah yang merupakan barang langka di dusunya Gandarusa, Cikakak, Kabupaten Banyumas.

 

Itulah sosok Mbak Rina Mulyati. Di tahun 2000 ia berangkat ke Jakarta, rupanya ijazah SMP hanya bisa membuatnya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Tahun berlalu, ia pun menikah dengan Asril, saat itu suaminya adalah buruh serabutan. Perjalanan keluarga kecil ini banyak dibumbui masalah ekonomi. Tahun 2014 bersama suami Mbak Rina membuka toko kelontong di belakang terminal Senen, Jakarta. Namun ia justru terlilit hutang bank untuk modal, bahkan ketika tokonya tutup, hutang itu masih terus mengintai.

Konsisten dan Pantang Menyerah

Nasib kemudian membawanya mengenal bisnis NASA. “Ceritanya waktu itu sering lihat Mbak Zahrotun mengirim jualan online, saya tertarik dan berinisiatif mengonta beliau untuk belajar,” paparnya. “Saya dulu sambil gendong anak sering bagi-bagi brosur di mall, mengenalkan NASA ke banyak orang,” imbuhnya lagi.

Rintangan terbesar di awal bisnis NASA rupanya datang dari suaminya sendiri. “Suami saya itu keras, dia melarang saya berbisnis NASA karena tidak percaya dengan bisnis jaringan,” ujarnya. Saat itu ia tahu membuat suaminya yakin pasti akan mustahil, ia pun menunggu suaminya bisa melihat pembuktiannya dari hasil bisnis NASA.

Di tahun 2017 berkat kerja kerasanya akhirnya Mbak Rina berhasil menjadi stockist. Dua tahun kemudian dengan kerja keras yang sama, ia berhasil membuat Stockist Centre di Jakarta Timur.

Kini ia tak lagi dirundung masalah ekonomi, hutangnya semuanya sudah ia tutup. Angka pendapatnya kini rata-rata selalu di atas 50 juta rupiah, bahkan pernah mencapai 120 juta rupiah per bulan. Kini Bu Rina menetap bersama suami dan tiga anaknya di Matraman, Jakarta Timur. Ia tengah berupaya mencapai peringkat Crown Diamond Director, sembari menabung untuk membangun rumah di Jakarta. Suaminya kini sudah tak lagi jadi buruh serabutan. Kini Pak Asril menjadi sosok penuh senyum dan bangga sepenuh hati mendukung istrinya berbisnis NASA, “Sekarang suami saya malah membantu bisnis NASA di stockist centre,” paparnya.

 

RINA MULYATI | EXECUTIVE DIAMOND DIRECTOR | R.1384